Kamis, 21 Juni 2012

ISIM MANDAL

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Saya Ijazahkan Ilmu Izim Mandal Kepada Pembaca Blog Rohjati
Tawasul :
1. Ridhoillahi wabi syafa’ati Rosulillah Sholullohu ‘Alaihi Wassalam, Alfateha
2. Kpd Nabi Muhammad Saw
3. Malaikat 4
4. Sahabat 4
5. Syekh Abdul Qodir Jaelani
6. Man Azajani

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

AQSAMTU ‘ALAYKUM WA ‘AZAMTU ‘ALAYKUM YAA AYYUHAL ARWAHU RUHANIYYU JISMANIYYUSH SHUGHLIYAT BIHAQQI WA MUNTASIRLI ‘ARIQIN

1. Puasa 3 hari Bilaruhin hari terakhir tidak boleh tidur
2. Amalan dibaca : 3x/21x/41x atau sekuatnya tiap ba’da sholat fardhu & sholat hajat.
Gunanya :
Untuk melihat pencuri dari kuku, ambil minyak klapa dan arang yg dihancurkan sampai jadi bubuk, kemudian aduk dgn minyak klapa lalu tempelkan pada kuku anak kecil yg belum aqil baliq, bacakan amalan diatas 3x/7x/11x tanpa napas pada kukunya, Insya Allah akan terlihat pencurinya.
Pantangan Ilmu :
Menjaga lisan dari perkataan yang kotor seperti : menghujat, menghina, merendahkan orang lain. Menajamkan Ilmu perbanyaklah bersodaqoh.
Smoga Ilmu ini bermanfaat bagi yang mengamalkan nya. @@@

ISIM SURYANI


Ass.wth.wb….. Salam hormat buat sadulur2 di-kampus wongalus semoga selalu di-berkahi Allah. Terima kaseh yg tdk terhingga pd pengurus blog kwa yg mengerat kn siratulrahim di-antara kita yg sudah terjalin sejak kampus di-buka. Di-sini abah ingin berbagi amalan berupa ISIM SURYANI YG MANA ABAH TERIMA DARI HABIB SALIM AL ATAS MURSID DR RATIB AL HADAD TAHUN 1972 DN BUKAN SEMUA MURID BELIAU YG DI-BERI KN.
Alhamdulillah atas kemurahan Allah Abah mendapat nya. Almarhom Habib Salim al atas jg di-sebut dgn pangilan Ba’alawi di-Singapore berasal dr Yaman. Sebelum nya Abah pernah berhubung dgn Habib Ali halilintar utk memasti kn tentang isim ini. Dn beliau menyata kn bahawa isim ini termasuk bahasa suryani tua. Begini bunyi isim nya.

BISMILLAHIRAHMANIRAHIM.
MII HIIN RUULIN, NAMHIIN RULIN, AHLALEN, ANSUBIIN, WAHA UPEN, NAKIRIIN, MALUDIN, LAYAMLUDIN. AD-HIIN, AHMALIIN, AU UK LUKU.

Di-baca 3x saat menguna kn apa saja.
Di-amal kn 13x mengikut kalimat nya.
Khasiat nya multi fungsi saperti asma sunge rajeh. Yg mana sebelum nya tawasul saperti yg pernah kita laku kn cuma di-tambah nama Habib di-atas. Almarhom sa-orang ahli kasaf dn abah pernah melihat kekuasaan ilahi berlaku di-atas diri beliau terlalu banyak yg tk bisa abah kabar kn semua nya. Cukup di-amal sambil menghayati nya agar menyatu dgn kita. Tp harus di-ingati energy dr amalan ini panas kalo tdk perlu jgn di-guna kn cukup ingat di-dlm hati amalan nya agar jgn sampai lupa. Ketika menguna kn baca tiga kali nafas di-tahan.
Apa pun pengkhianatan yg ingin di-hantar pd kita akn kembali pada yg berbuat nya sendiri. Abah sgt2 berharap hati2 dgn amalan ini agar tdk salah dalam menguna nya. Banyak yg abah alami dgn amalan ini yg tdk perlu abah terang kn agar kalian ikhlas dlm mengamal kn nya utk mencari redho allah.. Selamat mengamal kn..wassalam..terima kaseh semua admin wongalus semoga segala amal nanda di-terima Allah swt.  @@@

ISMU GUNTING



Salam pamuji Rahayu.
Dibawah ini oleh sedulur kt yg bermurah hati ki bayan,berkenan share dan berbagi pengalaman dan salah satu sisi perjalanan hidupnya silahkan dkudapi,smg mjd berkah dan membawa manfaat dan paseduluran kt.  monggo…
Assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatu.
Terimakasih atas termuatnya artikel ini. Pengalaman masa lalu. Semoga sebagai penambah hasanah perbendaharaan keilmuan di KWA. Pengalaman yang telah sukses melakoni ilmu ini tapak tangan bisa tajam dan kuat bisa matahin rantai dan gembok hanya dengan tangan kosong tanpa keluarin tenaga yang besar. Mungsuh sekali sentuh tak berdaya seakan patah remuk tulang belulangnya. Tapi ada sedikit efek kurang bagus bagi pengamal yaitu sukar mendapatkan keturunan, seandainya bisa kebanyakan anaknya putri, tapi wallohu alam. Ini ilmu keras saya buka rahasianya sbb. Ibarat ilmu anti racun maka dilatih dg meracuni diri shg jadi tahan racun. Ilmu ini berefek memotong melukai memutus segala sesuatu termasuk tulang belulang, jangan diamali disentuh pada perut yang mengandung bisa keguguran,jadi jangan heran waktu tirakatan nglakoni badan terasa remuk putus2 rasa di tulang2. Tapi bila sudah selesai lelaku tidak akan merasakan apa2 ibarat sudah kebal

“Bismillahirrohmanirrohim,
ya hu jabardas jabardis, bar tatas keris soleiman, den koyo keris mangkono landepe tangan kito”

tata laku:
-puasa 3 hari tidak konsumsi yg bernyawa.
-setelah sholat fardlu hidiah fatehah kpd; kanjeng nabi Muhammad dan shohabat, nabiyulloh Sulaiman, malaikat muqorrobin, syeh Abdul Qodir Jailani, kyai Bantengan, man ijazati.
-do’a amalan dibaca 3x, tiap2 slesai baca 1x telapak tangan dijilat, tapak kiri dulu terus kanan.
-selesai puasa slamatan tasyakuran nasi golong 7 lauk,  jenang sengkala, jenang katul. Di do’ani doa keslamatan. Di berikan fakir miskin, Moga manfaat untuk kebaikan. amin.

Rabu, 20 Juni 2012

PERJALANAN MENEMBUS MALAM

Isra Mi’raj merupakan momen pernyataan-Nya. Bahwa bila Anda berjalan di orbit yang digariskan-Nya, maka Anda akan mampu menjadi diri yang sejati.
Dalam memperingati Isra Mi’raj biasanya kita akan mengingat kembali perjalanan yang dilakukan Rasulullah SAW dari masjidil Haram ke masjidil Aqsa kemudian naik ke Sidrat al Muntaha.
Interpretasi perjalanan ini bisa beragam. Ada yang menafsirkan ini sebagai perjalanan simbolik ruhani Rasulullah untuk menembus hijab-hijab/tirai-tirai kemanusiaan yang menutup selubung ketuhanan. Ada pula yang menafsirkan sebagaimana perjalanan fisis biasa yang dilakukan manusia dengan cara terbang melebihi kecepatan cahaya hingga menembus aras langit sap tujuh yang terletak di atas sana.
Dengan berbagai alasan, saya lebih sepakat dua interpretasi itu podho benere/ dua-duanya benar. Yaitu perjalanan ruhani untuk bertemu dengan SANG PEMEGANG KENDALI KEBENARAN, TUHAN SEMESTA ALAM YANG BERSEMAYAM DEKAT DALAM DIRI MANUSIA. Sekaligus juga PERJALANAN FISIK BELIAU MENUJU KE ISTANA-NYA. Yaitu perjalanan ruhani menuju YANG MAHA BATIN, dan perjalanan fisik menuju YANG MAHA LAHIR/JASAD/FISIK.
Bila dipecah, maka kata Isra Mi’raj ini dapat dibagi pada dua kata yaitu Isra dan Mi’raj. Isra’ berarti perjalanan malam (yang disimbolkan dari masjidil Haram ke masjidil Aqsa), sedangkan Mi’raj berarti NAIKNYA Rasulullah (yang disimbolkan dari masjidil Aqsa naik ke tiap langit sampai Sidratul Muntaha).
Segala ide manusia memiliki HUBUNGAN SEBAB AKIBAT YANG SOSIOLOGIS. Termasuk juga dengan peristiwa Isra’ Mi’raj. Momen Isra’ Mi’raj terjadi saat RASULULLAH DITEMPA UNTUK MENJADI MANUSIA PILIHAN. Yaitu terjadi di masa sang Kekasih Tuhan ini menghadapi cobaan hidup yang sulit penuh kesedihan, ketika nabi kehilangan dua orang yang menjadi pilar perjuangannya, orang yang dicintainya, dikasihi, sangat dihargai, bahkan melebihi rasa sayang pada diri beliau sendiri.
Dua orang tersebut adalah Abu Thalib –paman– dan Siti Khadijah –istri, dua orang yang selalu mendukung dan membantu perjuangannya. INILAH MOMEN PUNCAK COBAAN yang dihadapi Muhammad SAW. Hampir saja dia putus asa dan lupa telah dilantik oleh TUHAN untuk menjadi UTUSAN YANG MENYAMPAIKAN KEBENARAN KEPADA MANUSIA.
TUHAN MAHA TAHU kemudian memerintahkan Jibril untuk memperjalankan Rasulullah dari masjidil Haram (Makkah) ke masjidil Aqsa (Palestina) untuk kemudian menuju SIDRAT AL MUNTAHA. Peristiwa menembus dimensi ruhani dan sekaligus fisik ini berlangsung hanya TEMPO SEMALAM, sebuah waktu yang sangat pendek atau sangat amat luar biasa.
Apa yang Allah SWT inginkan dengan plesir-nya Sang Rasul? Setidaknya, ada dua alasan yaitu PEMBERITAHUAN HAL GHAIB DAN PEMBERIAN PERINTAH SHOLAT. Pemberitahuan hal ghaib dapat dinalar saat dalam Isra Mi;raj itu Rasulullah diperkenankan melihat ke surga dan neraka, pertemuan Rasulullah SAW dengan para nabi terdahulu, Mulai Adam hingga Isa.
Kita tahu, hal ghaib merupakan salah satu yang harus dipercaya.  Entah itu masuk akal, pernah mengalami dengan mata hati atau mata wadag atau tidak. Yang jelas instruksinya: WAJIB PERCAYA. Jadi hal ghaib merupakan aspek yang biasanya masih berada di luar pemetaan nalar manusia, sehingga PENGIMANAN TERHADAP HAL GHAIB MENJADI SUBSTANSI KEIMANAN SESEORANG.
Sedangkan mengenai PERINTAH SHOLAT dapat dimaknai  sebagai keharusan manusia untuk tunduk dan sujud makhluk kepada YANG MAHA TIDAK BISA DIDEFINISIKAN. Dengan tunduk dan sujud kepada GUSTI inilah kehidupan peradaban bisa ditata dan dikonstruksi.
MANUSIA sebagaimana yang DICONTOHKAN RASUL adalah tulang punggung perjuangan menegakkan KASIH SAYANG, KEBENARAN, KEADILAN, KESEJAHTERAAN DAN KESELAMATAN DI ALAM SEMESTA. Substansi inilah yang harusnya dipahami oleh manusia lintas agama dan kepercayaan manapun.
Isra’ Mi’raj setidaknya menunjukkan kepada kita bahwa MANUSIA ADALAH MAKHLUK SPIRITUAL yang merindukan DIRINYA YANG SEJATI. Yaitu diri yang BERTAKWA (Berada di orbit dan ketentuan-Nya) dan AMAL SHOLEH (Perilaku di dalam Orbit-Nya).
SELAMAT MENEMPUH PERJALANAN MALAM: 27 RAJAB 1430 HIJRIYAH.
DAN SENANTIASA ELING LAN WASPADA…
Wong Alus

ISTIGHOTSOH KUBRO PELANCAR REZEKI DAN KEMULIAAN HIDUP



Asalamuallaikum Warrohmatullahi wa barokatuh. Sehubungan dengan banyaknya sms yang masuk ke saya, yang menanyakan berbagai macam keluhan yang paling banyak adalah keluhan mengenai ilmu kesaktian dan masalah ekonomi, smpe2 balesin smsnya saya jadi kewalahan dibuatnya. Padahal saya juga sebenerya cuma manusia biasa juga. Manusia sebagai mahluk ciptaan Allah SWT seharusnya kita meminta dan memohon kepada Dzat yang menciptakan kita, dzat yang menguasai Langit dan Bumi serta seluruh Alam semesta. Kalaupun ada Khodam ataupun yang lainnya itu hanyalah perpanjangan tangan Tuhan dan perantara Allah SWT dalam memberikan pertolongan kepada Mahluknya.

Melalui Blog ini, bukan untuk menyombongkan diri karena yang berhak untuk sombong hanya Allah SWT, kami akan melakukan pembaitan dan pengijazahan amalan ruwatan serta sebuah amalan Sapu Jagad, yang berfungsi untuk segala hal Gratis…!!!. Namun dalam hal ini kami hanya membuka rahasianya hanya khusus dibidang kerejekian, Kesuksesan, dan Karier. Namun karena amalan tersebut rahasia dan belum ada persetujuan dari Dewan guru untuk disebarluaskan, maka dengan sangat terpaksa peminat bai’at jarak jauh kami batasi dan akan kami seleksi dulu.

Bagi Pembaca yang berminat untuk mengikuti pengijazahan silahkan kirim data melalui Email berupa Nama Lengkap, Tempat dan Tanggal Lahir serta Alamat Lengkap. Kami beserta Dewan guru akan melakukan penyeleksian terlebih dahulu, Bagi yang memenuhi syarat untuk ikut pengijasahan amalan sapujagad dan ruawatan akan diberitahu melalui email juga. Karena keterbatasan kemampuan sekali pembai’atan tidak bisa dilakukan untuk sekaligus banyak orang, tapi hanya dibatasi 20 orang. Sekali lagi mohon maaf yang SMS mungkin tidak akan kami hiraukan bukan karena disengaja tapi karena kesibukan sangat kesulitan untuk selalu membalas SMS dari anda.

Hanya sekedar sedikit usaha dan berdoa melalui sebuah tatacara ritual yang jelas tidak melenceng dari ajaran agama, maka dengan ini Kami bersama para jajaran dewan guru di Perguruan pada malam jumat nanti akan Melaksanakan sebuah Istighotsoh Akbar. Sementara kami malakukan Ritual, Anda nantinya juga melakukan sebuah peramalan dirumah masing-masing, yang nantinya amalan dan tata cara ritualnya akan kami kirim lewat email pula, jadi malam itu kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT dan mudah-mudahan proses tersebut berjalan lancar. Amiin….!!!

Proses tersebut dimaksudkan untuk membuang segala sengkala, sial dan apes dalam diri kita. serta memperlancar semua proses keinginan kita agar terealissi dengan lancar. Biizdnillah…….!!!! Demikian, mohon maaf bila ada kesalahan. Wasallam…!!! @@@@

TAMBAHAN KOLEKSI ILMU GAIB

AMALAN UNTUK MENUMPULKAN ILMU ILMU



Amalan untuk menumpulkan ilmu ilmu..WALAA YAHSABANNAL LAJIINA KAFARU SABAQUU INNAHUM LAYU’JIZUN..Bacaannya pendek tapi hasilnya luar biasa.diamalkan dengan puasa selama 41 hari .tetapi saya yang mengamalkan dengan puasa mutih 7 hari .saya sudah bisa mencabut ilmu lawan didaerah saya sama seberapa banyak musuh mewatek mantra mantrannya tidak akan berjalan.diamalkan dibaca sehabis sholat 44x atau 129x.jauhi dari makanan yang berasal dari hewan..penggunaannya saat berhadapan musuh dibaca tampa suara sambil adu watek sama musuh tatap matanya.mantra musuh tidak akan berjalan@@@

MANTRA PENGASIHAN GRIYA AGUNG

Ki Wong Cilik
hijack2008@aim.com

Buat sedulur semua. Ini mantra pengasihan Griya Agung..

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.

KULLU AMRIN DZI BAALIN MIN SHAHBIHII WA AHBAABIHII MINAL KHAIRI, DZIKRULLAAHI”. NIAT INGSUN AMATEK AJI AJIKU GRIYA AGUNG, SUN SEBULAKEN ING PUCUK RAMBUTE SI…(NAMA DIA). LUWIH BRANTANE SI…(NAMA DIA). LUWIH GERSAH BINGUNG ATINE…..(NAMA DIA). MUGI-MUGI ASIH ING AWAK SLIRAKU

@@@

ILMU MELAYU DELI ( PENDERAS PUKULAN )

sandec agam sandec.agam@gmail.com

Assalamu “alaikum Wr.Wb,  Sekitar tahun 2000 saya pulang kampung ibu saya di saerah sumatera utara, Besitang kota kecamatan dekat perbatasan Aceh. Darisana saya peroleh oleh-oleh dari abang sepupu saya ilmu penderas pukulan warisan kakek saya, saat itu saya masih awam soal ilmu ghaib, meskipun menyukainya sejak kecil, saya berniat untuk membagi-bagi ilmu untuk para sedulur saya, hanya utuk kaum muslimin, karena itulah kelebihan kita orang islam, dimana kita mendapatkan ilham atau maunah, karena kita manusia biasa, ingat kita jangan sampai sombong, karena pengalaman saya dengan ikhlas menjalani segala sesuatu, maka pintu hijab terbuka, kita menjadi peka terhadap hal-hal ghaib.

BISMILLAAHIRRAHMANIRRAHIIM…
MIN HUM MAAYAM FADHU,
INNALLAAHA INNAKUM BAAA…( GENGGAM TANGAN )
HAK KATA ALLAH

Cara : shalat hajat dengan niat mengamalkan ilmu penderas pukulan, tawassul kepada nabi Muhammad SAW sahabat dan keluarganya, syeh Abdul Qadir jailani, para aulia, syuhada dan shalihin. Diamalkan sehabis shalat fardhu, di baca sebanyak-banyaknya, minimal 7 x, Waktu mau digunakan baca 1x. @@@
ILMU ASMA PENGASIHAN

Aditya Riza Kurniawan (rizafanaa@gmail.com)

Ilmu pengasihan ini tergolong sangat langka dan kuno. Korbanya akan mengalami rasa kasmaran yang demikian kuat walaupun tidak sampai berlebihan seperti pelet Jaran goyang misalnya.

Caranya :
1. Sholat hajat pada waktu tengah malam selama 7 hari.
2. Selesai sholat baca wirid berikut ini :”Yaa Rohman Yaa rohim irhamna ya irhamna” 100x
3. Setelah selesai baca : ”Alqoitu alaika mahabatam mini walitusna’a ala aini”. 10x
4. Membaca do’a kunci 1 x yaitu : “Gusti Allah, mugi-mugi jabang bayiku lan jabang bayine si….(nama target) awor dadi siji teko welas teko asih, asih soko kersane Allah”.

Mohon jangan gunakan ini untuk mempermainkan perasaan target. Ingat hukum karma itu selalu ada. @@@

JALJALUUT ASH SHUGHROO

Oleh: Rachman S. Adi Wijaya


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Dari Imam Agung dan Hakim yang termasyhur Abul ‘Abbas Achmad ‘Ali Al Bauni (wafat tahun 622 H)


BISMILLAAHIR ROCHMAANIR ROCHIIM

1. Bada’tu bibismillaahi ruuchi bihihtadat,

Kuawali dengan menyebut Asma Alloh,dengan demikian arwah saya memperoleh petunjuk

Ilaa kasyfi asroori bibaathinihinthowat ¤

Kepada tersingkapnya rahasia-rahasia yang terkandung didalamnya (Asma Alloh) yang terlempit (tersembunyi/tersimpan)


2. Washollaitu fits tsaanii ‘alaa khoiri kholqihi,

Yang kedua Sholawat atas sebaik-sebaik ciptaanNya

Muchammadin man zaachadh dholaalata walgholat ¤

Muchammad seorang yang menghapus kesesatan dan kesalahan (kotoran hati)


3. Wa achyii ilaahil qolba mimba’di mautihi,

Yaa Tuhanku hidupkanlah hati dan setelah matinya

Bidzikrika yaa qoyyumu chaqqon taqowwamat ¤

Dengan dzikirMu (mengingatMu) wahai Dzat yang Maha Tegak yang sebenar-sebenarnya (nyata-nyata) tegak


4. Wazidnii yaqiinan tsaabitambika waatsiqoo,

Dan tambahkanlah keyaqinanku tetap dan teguh kepadaMu

Wathohhir bihi qolbii minarrijsi walgholat ¤

Dan bersihkanlah dengannya (dengan dzikir kepadaMu) hatiku dari kotoran dan kesalahan (kotoran hati)


5.Wa ashmim wa abkim tsumma a’mi ‘aduwwanaa,

Dan jadikan tuli, bisu serta butakan musuh kami

Wa akhrushumu yaa dzal jalaali bichausamat ¤

Dan sekali lagi bisukanlah mereka itu, wahai Tuhan Dzat yang Pencabut nyawa


6.Naruddu bikal a’daa’a minkulli wijhatin,

Dengan Asma Mu tolaklah para musuh dari segala penjuru

Wa bil ismi tarmiihiim minal bu’di bisysyatat ¤

Dengan Asma ini Engkau melempar mereka dari kejauhan dengan bercerai berai.


7. Sa altuka bil ismil mu’azdzdomi qodrohu,

Aku memohon dengan Asma yang dihormati (diagungkan) kebesarannya

Biaajin ahuujin jalla jalyuutu jaljalat ¤

Dengan nama Alloh Yang Maha Esa,indah ciptaanNya, Yang Maha Kuasa


8. Fakun yaa ilaahi kaasyifadhdhurri walbalaa,

Maka adalah Alloh wahai Tuhanku Yang menghilangkan mudhorot (celaka) dan balak

Bihayyin jalaa hammii bihallin bihalhalat ¤

Dengan Dzat Yang Mencukupi jelaslah cita-citaku dengan Dzat Yang Mengasihi dan Dzat Yang Maha Memperlonggar


9. Wazidnii yaqiinan tsaabitambika waatsiqoo,

Dan tambahkanlah keyakinanku dengan tetap dan teguh besertaMu

Bichaqqika yaa chaqqol umuuri tayassarot ¤

Dengan kebenaran Mu wahai Dzat Yang Maha Benar segala urusan menjadi mudah


10. Washobba ‘alaa qolbii sya aabiiba rochmatin,

Dan semoga Alloh menuangkan (melimpahkan) pada hatiku curahan rochmat

Bichikmati maulaanal chakimi fa achkamat ¤

Dengan hikmah Tuhan kami Yang Maha Bijaksana sehingga menjadi kukuh


11. Achaathot binal anwaaru minkulli jaanibin,

Cahaya-cahaya meliputi kami dari segala penjuru

Wahaibaatu maulaanal ‘azdiimi binaa ‘alat ¤

Tetapi Kewibawaan Alloh Yang Maha Agung lebih tinggi bagi kami


12. Fasubchaanakallohumma yaa khoiro baari’in,

Maka Maha Suci Alloh wahai Dzat Yang Bebas

Wayaa khoiro khollaaqin wayaa khoiro mamba’ats ¤

Dan wahai Dzat Yang sebaik-baik Pencipta dan wahai Dzat Yang sebaik-sebaik yang mengembalikan


13. ‘Afuwwun ghofuurur roochimun mutafadhdhilun,

Pemaaf, Pengampun, Penyayang, Pemberi karunia

Kariimun chaliimun dzuu ‘thooyaa takaatsarot ¤

Mulia, Penyantun, empunya pemberian menjadi banyak


14. Rochiimun warochmaanun bichaqqika sayyidi,

Penyayang, Pengasih demi haqMu wahai Tuanku

Sa altuka ghufroonadz dzunuubi idzaa badat ¤

Aku memohon pengampunan dosa-dosa jika mulai (nyata)

ALHAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘ALAMIIN

PANTAI PARANGKUSUMO, KANJENG RATU KIDUL DAN PANEMBAHAN SENOPATI

Sangat mengasyikkan menelusuri jejak-jejak magis pantai Parangkusumo dalam hubungannya dengan kekuasaan para Raja Mataram. Jadi nanti sambil bersilaturahim, Keluarga Kampus Wong Alus (K.W.A). bisa menerawang ke masa lalu untuk melangkah ke masa depan.
AKHIR KEJAYAAN PAJANG…
Tahun 1584. Sesaat setelah Ki Ageng Pemanahan meninggal, Ki Juru Martani menghadap Sultan Hadiwijaya, untuk memilih siapa di antara enam putra pemanahan yang akan diangkat sebagai penerus kerajaan Mataram yang baru saja dikembangkan saat babad alas mentaok. Ki Ageng Pemanahan adalah keturunan Majapahit dari garis ayah dan keturunan Nabi Muhammad dari garis ibu. Sementara Ki Juru Martani adalah ipar dan penasehatnya.

Sultan Hadiwijaya kemudian memilih Danang Sutawijaya, putra sulung Pemanahan dan diberi gelar Senopati Ing Ngalaga Sayidin Panotogomo. Sementara Ki Juru Mertani diserahi tugas untuk menjadi penasehat Mataram dengan gelar Adipati Mandaraka. Keduanya diizinkan untuk tidak usah sowan ke Pajang selama satu tahun agar dapat konsentrasi membangun Mataram. “Kalau sudah setahun, datanglah kemari jangan terlambat,” titah Sultan Hadiwijaya.

Setelah diangkat tersebut, itu berarti Sutawijaya yang sudah bergelar Senopati Ing Ngalaga Sayidin Panotogomo alias Panembahan Senopati adalah Raja Pertama Mataram. Setahun lamanya, Panembahan Senopati menata sedikit demi sedikit kerajaan baru tersebut sehingga tiba saatnya dia sowan ke Pajang (eks Demak) sebagai tanda “ngabekti”nya Mataram ke Pajang. Namun, karena alasan khusus Sang Panembahan Senopati enggan sowan ke Pajang. Sultan Hadiwijaya pun mulai curiga dan mengirim utusan terpercaya Ngabehi Wuragil dan Ngabehi Wilamarta untuk mencermati perkembangan Mataram.

Meskipun sebagai utusan Raja, dua Ngabehi ini tetap andap asor dan turun dari kuda lebih dulu ketika menemui Panembahan Senopati yang tetap duduk di punggung kuda. Kalau dilihat dari segi etika, hal ini tentu tidak pantas dan menunjukkan sikap merendahkan bahkan menantang tidak hanya utusan itu tetapi juga yang mengutus. Dengan sopan, utusan Pajang menyampaikan amanat Sultan Hadiwijaya bahwa Panembahan Senopati segera sowan menghadap ke Pajang, tidak mengadakan jamuan pesta dan tidak berambut gondrong.

Tetap duduk di punggung kuda, Panembahan Senopati menjawab, “Sampaikan kepada Kanjeng Sultan, saya tidak akan menghentikan pesta karena saya masih suka, saya disuruh cukur lha wong ini rambut-rambut saya sendiri. Saya diisurun menghadap ke Pajang ya mau saja asalkan Sultan menghentikan kesukaannya mengambil isteri para abdinya,.”

Dua utusan Pajang itu pun pulang dan melaporkan sebagai berikut bahwa Panembahan Senopati segera menghadap dan baik-baik saja. Soal Mataram sedang membangun tembok mengelilingi kerajaan dan sikap serta ucapan menantang Raja Pajang tidak mereka laporkan.

Semuanya mengalir apa adanya sesuai dengan jalan dan kehendak sejarah…

PANEMBAHAN SENOPATI: SOSOK WASIS-WASKITA
Panembahan Senopati adalah sosok yang pandai menyerap energi kekuasaan dan kekuatan alam semesta demi membangun kerajaan Mataram. Mulai dari membina hubungan dengan penguasa Kedu dan Bagelen di sisi barat Mataram. Termasuk membangun kesatrian yang berhasil memiliki 1000 tentara pilih tanding dalam olah perang. Melihat gelagat egoisme Panembahan Senopati yang berlebihan ini, Ki Juru Martani menegur dan memberikan nasehat:

“Ada tiga kesalahan yang kamu buat ngger… Kamu memusuhi Raja Pajang Kanjeng Sultan yang tak lain orang tua dan gurumu. Saya malu karena kita yang ada di kerajaan Mataram sepertinya tidak tahu membalas budi baiknya. Bukankah kita telah diberi tanah dan wilayah untuk kita tempati dan kita bangun ini? Saya minta ngger, sekarang mintalah kepada Allah dengan teguh agar nanti bila Kanjeng Sultan sudah wafat, kamu bisa menggantikan keratonnya. Tapi sekarang jangan sekali-kali memusuhi beliau. Justeru sebaliknya, balaslah kebaikannya agar batinnya rela nanti kamu yang menggantikan kedudukannya sebagai raja”

Panembahan Senopati kemudian memenuhi petunjuk Ki Juru Mertani. Ia kemudian berangkat ke Lipura untuk bertapa. Di sebuah tempat sepi, dia melihat sebuah batu hitam mengkilat yang cucuk untuk dipakai meditasi. Batu indah ini dikenal sebagai “Sela Gilang” dan di batu ini pula Panembahan mendapatkan WAHYU KERATON, yaitu sebuah wisik gaib yang jelas dan terang berbunyi: “KAMU AKAN MENJADI RAJA MATARAM SEJATI MENGALAHKAN PAJANG DAN KERAJAAN-KERAJAAN LAIN, BEGITU JUGA DENGAN ANAK CUCUMU. TETAPI CICITMU KELAK JUGA AKAN MENJADI AKHIR KERAJAAN MATARAM….”

Selesai bertapa, Panembahan Senopati menghadap Ki Juru Mertani dan Ki Juru mengatakan bahwa pekerjaan besar baru dimulai sekarang. Pekerjaan besar yang dimaksud Ki Juru adalah mencari dukungan kekuatan adikodrati dari alam gaib. Panembahan Senopati diminta pergi ke pantai segara kidul (laut selatan) dan Ki Juru sendiri pergi ke gunung Merapi.

Di mata seorang Ki Juru yang waskita ini, dua tempat ini dikuasai oleh sosok penguasa di alamnya masing-masing. Penguasa samudra yaitu Kanjeng Ratu Kidul dan penguasa gunung berapi yaitu Kyai Sapu Jagad dan kadang juga muncul sosok bernama Kanjeng Ratu sekar Kedhaton. Selain itu masih ada dua penguasa gaib lagi yang perlu untuk diminta bantuan agar kerajaan Mataram ini bisa kuat yaitu Kanjeng Sunan Lawu di timur kerajaan, dan Sang Hyang Pramoni dan di barat yang menguasai hutan Krendhawahana.

MEDITASI DI PANTAI PARANGKUSUMO
Sejak dulu, pantai Parangkusumo cukup dikenal kalangan mistikus. Pantai yang terletak di sebelah barat Pantai Parangtritis yang kini ditandai dengan Bangunan Cepuri ini konon merupakan titik dimana pintu gerbang Kerajaan Gaib Segara Kidul berada. Bila anda melakukan meditasi di pinggir pantai menghadap ke laut maka di kejauhan akan tampak Pintu Gerbang Kerajaan Segara Kidul terbuat bahan berwarna emas dengan tinggi menjulang puluhan meter dari lautan. Jadi bentangan pantai dari barat ke timur adalah alun-alun Kerajaan Segara Kidul tersebut. Sebuah penampakan yang indah yang bisa dinikmati oleh para pejalan spiritual.

Tiba di pantai Parangkusumo, panembahan Senopati segera berjalan di bebatuan karang di pantai. Di sebuah batu kecil dan menonjol, dia duduk dan melakukan meditasi. Menyatukan semua pancaindera ke satu titik dan menata batin untuk berdoa agar Tuhan Semesta Alam berkenan memberikan bantuan.

Tuhan tentu saja punya puluhan, ratusan, jutaan, milyaran cara untuk membantu orang yang ingin ditolong-NYA. Salah satu cara itu adalah mengutus Kanjeng Ratu Kidul untuk menemui Panembahan Senopati. Sebagaimana hukum alam yang berlaku, bantuan dan pertolongan Tuhan ini pastilah ada kisah dan cerita uniknya.

Panembahan Senopati yang memang dikenal sakti ini memulai untuk bertapa. Laut selatan yang semula bergelombang alamiah tiba-tiba menampakkan keanehannya. Ombak laut bergulung-gulung semakin membesar. Dinginnya air laut selatan sedikit demi sedikit berubah menjadi panas hingga mendidih. Penghuni lautan pastilah terganggu. Ikan-ikan serta binatang laut lainnya banyak yang mati akibat panasnya energi spiritual yang terpancar dari batin Panembahan. Setiap Panembahan masuk ke lebih dalam wilayah “NING” atau keheningan dan satu kulit batin terkelupas maka satu kulit itu menjadi energi panas yang membakar alam sekitar. Proses yang alamiah terjadi itu hampir sama persis saat seseorang melakukan matek aji atau matek hizib dan mantra yang mengeluarkan hawa panas ke lingkungan sekitarnya.

Para prajurit dan punggawa kerajaan Segara Kidul kuwalahan membendung energi panas yang terpancar dari tubuh Panembahan Senopati. Segala kesaktian dan kekebalan ratusan ribuan makhluk halus ini tawar dan membuat tubuh mereka melemas. Cukup berbahaya bila tidak dilakukan pencegahan karena jagad lelembut dan jagad fisik laut selatan semakin banyak yang tewas. Di saat yang genting itu, muncullah Kanjeng Ratu Kidul.

Ternyata begitu melihat penyebabnya semua ini adalah Panembahan Senopati yang sedang “manekung” atau “maneges”, Kanjeng Ratu kemudian membangunkan kesadaran Panembahan Senopati. Setelah berdialog, lahirlah sebuah konsensus atau perjanjian gaib antar dua makhluk di dua dimensi yang berbeda ini. Perjanjian gaib itu berbunyi: KANJENG RATU KIDUL AKAN MENDUKUNG PENUH KEJAYAAN DAN KEMAKMURAN ANAK KETURUNAN PENGUASA MATARAM BILA MEREKA SELALU SETIA DENGAN PERNIKAHAN MEREKA.

Jadi dengan perjanjian tersebut, maka Para Raja Mataram sejak Panembahan Senopati hingga saat ini harus menikah dengan Kanjeng Ratu Kidul dan setia dengan perjanjian ini. Pernikahan ini juga secara filosofis bisa diartikan sebagai kewajiban Raja-Raja Mataram untuk wajib nguri-uri atau memelihara adat istiadat dan budaya Jawa karena ini sudah merupakan perjanjian. Bila perjanjian ini dilanggar, maka Kanjeng Ratu Kidul berpesan dirinya tidak akan menjamin lagi keamanan dan kesejahteraan kerajaan Mataram. Sebab secara alamiah tanah Mataram memang terkenal tanah yang sesungguhnya menyimpan potensi bencana. Bencana gempa bumi akibat pergeseran-pergeseran lempeng bumi dan bencana gunung berapi.

Setelah selesai bertemu dan mengadakan perjanjian dengan Kanjeng Ratu Kidul maka Panembahan Senopati menyelesaikan meditasinya. Momentum selesainya meditasi sang Panembahan ini adalah datangnya Sunan Kalijaga yang mengijazahkan pusaka Kyai Tunggul Wulung untuk dimiliki Raja-Raja Mataram secara turun temurun. Sunan Kalijaga akhirnya berpesan kepada Panembahan Senopati jangan terlalu mengandalkan kesaktiannya. Tidak lupa berdoa dan ikhlas menyerahkan hasil usahanya pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

BENDE KI BICAK DATANGKAN KANJENG RATU KIDUL
Bala bantuan pasukan gaib Kanjeng Ratu Kidul itu dalam sejarah benar-benar terbukti. Suatu ketika Kerajaan Pajang berkekuatan 10.000 orang yang dipimpin langsung Kanjeng Sultan Hadiwijaya menggempur kerajaan Mataram berkekuatan 1000 orang dipimpin Panembahan Senopati. Di wilayah Prambanan, kedua pasukan ini bertemu dan terjadilah peperangan yang berat sebelah.

Menyadari kekuatan pasukan Mataram yang kecil, Juru Martani mendapat wisik agar menabuh bende Ki Bicak. Bende ini peninggalan Ki Ageng Sela. (Bende ini pun ada sejarahnya. Konon sewaktu menanggap wayang dengan dalang Ki Bicak, Ki Ageng Sela jatuh hati pada isteri sang dalang. Ki Ageng kemudian membunuh Ki Bicak dan mengambil usteri serta gamelan termasuk bende. Menurut Sunan Kalijaga, bende itu nanti akan menjadi pusaka Keraton Mataram dan bila bende itu dibunyikan maka bunyinya menggelegar memenuhi angkasa dan penabuh akan menang perang.)

Suara Bende yang ditabuh menggelegar ini pula yang kemudian terdengar oleh Kanjeng Ratu Kidul. Itu tanda bahwa Mataram butuh bantuan sehingga Kanjeng Ratu beserta puluhan ribu bala bantuannya datang menyerang pasukan Pajang. Sementara penguasa gunung Merapi yaitu Kyai Sapu Jagad membuka kunci kawah gunung tersebut. Gunung Merapi meletus di tengah kegelapan, hujan lebat, banjir dan gempa bumi. Bala bantuan gaib yang berpadu dengan kekuatan alam yang hebat itulah yang membuat pasukan pajang berkekuatan lebih besar itu morat marit. Sultan Hadiwijaya sosok yang sakti mandraguna —yang mudanya disebut Jaka Tingkir dan punya guru sakti yaitu Ki Ageng Sela—ini pun harus terjatuh dari gajah tunggangannya dan harus melarikan diri dalam keadaan terluka yang parah.

Panembahan Senopati terus mengejar dengan 40 orang pasukan khususnya hingga masuk ke wilayah Pajang. Tahu kekuatan Panembahan yang tidak seberapa itu, pasukan Pajang yang dipimpin Benawa, anak Sultan Hadiwijaya segera siap melakukan penghadangan dan penumpasan. Namun Benawa diwejang sang ayah agar tidak membunuh Panembahan Senopati

“Jangan berani terhadap kakangmu (panembahan senopati), karena kalau aku sudah wafat maka kakangmu itu yang menjadi penggantiku. Rukun dan berbaktilah padanya” ujar Sultan Hadiwijaya yang kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1587 atau tiga tahun setelah ayah Panembahan Senopati, Ki Ageng Pemanahan wafat.

Memang sudah menjadi takdir bahwa Sultan Hadiwijaya wafat pada tahun itu. Namun konon salah satu lantaran sebabnya adalah berikut ini. Ki Juru Taman, seorang raja Jin abdi Panembahan Senopati menawarkan jasa untuk membunuh Sultan Hadiwijaya. Mendengar tawaran itu, Panembahan Senopati berkata: “Saya tidak punya niat seperti itu, tapi jika engkau ingin membunuhnya maka terserah dan saya tidak memberi perintah padamu tapi juga tidak melarangmu!”

Tahu dan tanggap sasmita narendra apa yang diinginkan sang Panembahan, Raja Jin Ki Juru Taman segera melakukan aksi membunuh Sultan Hadiwijaya dengan kesaktiannya. Jenazahnya dimakamkan oleh masyarakat di Makam Kota Gede, yang berjajar dengan Makam Nyai Ageng Enis, ibu Ki Ageng Pemanahan dan Pangeran Jayaprana— leluhur Raja-Raja Surakarta dan Yogyakarta.