Selasa, 09 Juli 2013

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Bulan ramadhan yang penuh berkah kembali menghampiri kita. Sebagai umat Islam — muslimin muslimat– kita dianjurkan untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Puasa bertujuan untuk mengendalikan hawa nafsu serta memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.  Pada kesempatan ini, kami mengucapkan….

Marhaban Ya Ramadhan 1434 Hijriyah
(2013 M)

selamat menjalankan ibadah puasa

Semoga kita semua semakin dekat, dekat dan dekat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin…
Keluarga Besar Rohjati mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Senin, 08 Juli 2013

KHODAM SURAT YASIN UNTUK PAGAR GOIB



وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لا يُبْصِرُونَ
WA-JA ‘ALNA MIN BAINI AIDIIHIM SADDAN WA MIN KHALFIHIM SADDAN FA AGHSYAINAAHUM FAHUM LA YUBSHIRRUN
dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
TATA CARA DAN KHASIAT  SURAT YASIN AYAT 9 DI ATAS……………
1.       Tuliskan ayat di atas menggunakan spidol yang tidak terhapus oleh air (spidol permanen) di sebuah piring melingkar lalu bungkus dengan plastik tahan air dan piring itu tanamlah di halaman rumah. Insya allah rumah (gedung) anda akan aman dari kejahatan pencurian, perampokan dll  biidznillah.  
2.       Ayat di atas juga bisa untuk melindungi diri kita dari bahaya dengan cara membacanya 7 x pada saat saat yang genting. Kita akan lolos dari bahaya.
3.       Bila ingin memiliki amalan memagari rumah (biasanya untuk paranormal) maka ayat diatas diwiridkan sebanyak 1000 x selama 7 hari. Anda akan mampu memagari rumah dengan cara membacanya 7 kali di sebuah rumah yang dipagari. makhluk halus akan pergi dan kejahatan akan menjauh.
Silahkan diamalkan. Saya ikhlaskan untuk shodakoh. Matur nuwun. SALAM ASAH ASIH DAN ASUH

Minggu, 07 Juli 2013

Cara Memiliki Teman Jin

Jin adalah salah satu makhluk yang tertera jelas dalam Al Qur’an. Surah Al-Jinn (Arab: الجنّ ,”Jin”) adalah surah ke-72 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat. Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan al-Qur’an dan mereka mengikuti ajaran al-Qur’an tersebut.
Kharaithi di dalam kitabnya yang berjudul Hawatiful Jan (bisikan-bisikan jin) mengetengahkan sebuah hadis yang teksnya bahwasanya ada seorang lelaki dari kalangan Bani Tamim yang dikenal dengan nama Rafi’ bin Umair, ia menceritakan tentang keadaannya sewaktu baru masuk Islam. Untuk itu ia menceritakan, sesungguhnya pada suatu hari aku sedang mengadakan perjalanan, dan sewaktu sampai di Ramal Alij telah malam, perasaan kantuk yang sangat menguasai diriku lalu segera aku turun dari unta kendaraanku, kemudian untaku itu kutambatkan dengan kuat.
Aku tidur, dan sebelum tidur terlebih dahulu aku meminta perlindungan; untuk itu aku mengatakan, ‘Aku berlindung kepada penunggu lembah ini dari gangguan jin.’ Di dalam tidurku aku bermimpi melihat seorang laki-laki yang membawa sebilah tombak kecil di tangannya, ia bermaksud untuk menusukkannya ke leher untaku. Aku terbangun karena terkejut, dan aku melihat ke kanan dan ke kiri, tetapi ternyata aku tidak melihat sesuatu pun yang mencurigakan. Aku berkata kepada diriku sendiri, ini adalah mimpi buruk.
Kemudian aku kembali meneruskan tidurku, dan ternyata aku kembali melihat laki-laki itu berbuat hal yang sama, maka aku terbangun karena terkejut. Aku lihat untaku gelisah dan sewaktu aku menengoknya ternyata ada seorang laki-laki muda seperti yang aku lihat di dalam mimpiku seraya membawa tombak kecil di tangannya, dan aku lihat pula ada seorang syekh (orang tua) yang sedang memegang tangan laki-laki itu seraya melarangnya supaya untaku itu jangan dibunuh.
Ketika keduanya sedang saling bertengkar, tiba-tiba muncullah tiga ekor sapi jantan liar. Lalu orang (jin) yang tua itu berkata kepada jin yang muda, ‘Sekarang pergilah kamu, dan ambillah mana saja yang kamu sukai dari banteng-banteng liar itu, sebagai tebusan dan pengganti dari unta milik manusia yang aku lindungi ini.’
Lalu jin muda itu mengambil seekor sapi jantan (banteng) liar dan langsung pergi dari situ, selanjutnya aku menoleh kepada jin tua itu, dan ia berkata kepadaku, ‘Hai kamu! Apabila kamu beristirahat pada salah satu lembah, kamu merasa takut akan keseramannya, maka katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb Muhammad dari keseraman lembah ini.’ Jangan kamu meminta perlindungan kepada jin siapa pun, karena sesungguhnya hal itu adalah perkara yang batil.
Aku bertanya, ‘Siapakah Muhammad itu?’ Ia menjawab, ‘Dia adalah nabi berkebangsaan Arab; dia bukan dari timur dan bukan pula dari barat, dan dia diutus pada hari Senin.’ Aku bertanya lagi, ‘Maka di manakah tempat tinggalnya?’ Ia menjawab, ‘Di kota Yatsrib yang banyak pohon kurmanya.’ Maka segera aku menaiki kendaraan untaku ketika waktu subuh telah lewat (matahari terbit) dan aku pacu untaku hingga masuk ke dalam kota Madinah. Sesampainya aku di Madinah Rasulullah saw. melihatku dan beliau langsung menceritakan tentang perihal diriku dan apa yang telah terjadi denganku sebelum aku menceritakan sepatah kata pun tentangnya. Dia mengajak aku untuk masuk Islam, maka aku pun masuk Islam.”
Said bin Jubair mengatakan, “Kami telah memastikan, bahwa berkenaan dengan dialah Allah menurunkan firman berikut ini, ‘Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.’” (Q.S. Al-Jin 6)
Khara’ithi mengetengahkan pula hadis lainnya melalui Muqatil, sehubungan dengan ayat ini, yaitu firman-Nya, “Dan bahwasanya, jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang banyak.” (Q.S. Al-Jin 16) Muqatil menceritakan, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang kafir Quraisy, yaitu sewaktu mereka tidak mendapatkan hujan selama tujuh tahun.
===BERTEMAN DENGAN JIN===
Bersaudara dengan jin tentu saja diperbolehkan asal tidak melanggar batas. Yang dilarang adalah menyembah jin. Perlakukan jin sama dengan makhluk Allah SWT dimana kita perlu menghormati eksistensinya dan kita tidak boleh berlaku semena-mena. Bukankah kita tidak boleh merusak pohon, membunuh binatang semau kita, berbuat jahat kepada siapapun termasuk kepada jin?
Nah, berikut amalan bertemu dan berteman dengan jin adalah:
SHOLAT SUNNAH 2 RAKAAT
AL-FATIHAH
DO’A NURBUAT
BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM. ALLAHUMMA DZISSHULTHANIL AZHIIM. WA DZIL MANNIL QADIM WA DZIL WAJHIL KARIIM WA WALIYYIL KALIMAATIT TAMMAATI WAD DA’AWAATI MUSTAJAABATI ‘AAQILIL HASANI WAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI ‘AINIL QUDRATI WANNAAZHIRINNA WA ‘AINIL INSI WAL JINNI WA IN YAKADUL LADZIINNA KAFARUU LA YUZLIQUUNAKA BI-ABSHAARIHIM LAMMA SAMI’UDZ DZIKRA WA YAQUULUUNA INNAHU LAMAJNUUN WA MAA HUWA ILLA DZIKRUL LIL ‘AALAMIINA WA MUSTAJAABU LUQMANAL HAKIIMI. WA WARITSA SULAIMAANU DAAWUDA ‘ALAIHIMAS SALAAMU AL WADUUDU DZUL ‘ARSYIL MAJIIDI THAWWIL ‘UMRII WA SHAHHIH AJSADII WAQDHI HAAJATII WA AKTSIR AMWAALII WA AULAADII WA HABBIB LINNAASI AJMA’IN WATABAA ‘ADIL ‘ADAA WATA KULLAHAA MIN BANII AADAMA ‘ALAIHIS SALAAMU MAN KAANA HAYYA WA YAHIQQAL QAULU ‘ALALKAAFIRIINA WAQUL JAA AL HAQQU WA ZAHAQALBAATHILU INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQAA. WA NUNAZZILU MINAL QUR’AANI MAA HUWA SYIFAA-UW WA RAHMATUL LIL MU’MINIINA. WA LAA YAZIIDU ZHAALIMIINA ILLAA KHOSAARON. SUBHAANA RABBIKA RABBIL ‘IZZATI ‘AMMMAA YASHIFUUNA WA SALAAMUN ‘ALAL MURSHALIINA WAL HAMDU LILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN
SURAH AL-JINN (hapalkan dan baca berulang-ulang sampai anda ditemui jin)
QUL UUHIYA ILAYYA ANNAHU ISTAMA’A NAFARUN MINA ALJINNI FAQAALUU INNAA SAMI’NAA QUR-AANAN ‘AJABAAN YAHDII ILAA ALRRUSYDI FAAAMANNAA BIHI WALAN NUSYRIKA BIRABBINAA AHADAAN WA-ANNAHU TA’AALAA JADDU RABBINAA MAA ITTAKHADZA SHAAHIBATAN WALAA WALADAAN  WA-ANNAHU KAANA YAQUULU SAFIIHUNAA ‘ALAA ALLAAHI SYATHATHAAN WA-ANNAA ZHANANNAA AN LAN TAQUULA AL-INSU WAALJINNU ‘ALAA ALLAAHI KADZIBAAN WA-ANNAHU KAANA RIJAALUN MINA AL-INSI YA’UUDZUUNA BIRIJAALIN MINA ALJINNI FAZAADUUHUM RAHAQAAN WA-ANNAHUM ZHANNUU KAMAA ZHANANTUM AN LAN YAB’ATSA ALLAAHU AHADAAN WA-ANNAA LAMASNAA ALSSAMAA-A FAWAJADNAAHAA MULI-AT HARASAN SYADIIDAN WASYUHUBAAN WA-ANNAA KUNNAA NAQ’UDU MINHAA MAQAA’IDA LILSSAM’I FAMAN YASTAMI’I AL-AANA YAJID LAHU SYIHAABAN RASHADAAN WA-ANNAA LAA NADRII ASYARRUN URIIDA BIMAN FII AL-ARDHI AM ARAADA BIHIM RABBUHUM RASYADAAN WA-ANNAA MINNAA ALSHSHAALIHUUNA WAMINNAA DUUNA DZAALIKA KUNNAA THARAA-IQA QIDADAAN WANNAA ZHANANNAA AN LAN NU’JIZA ALLAAHA FII AL-ARDHI WALAN NU’JIZAHU HARABAAN WA-ANNAA LAMMAA SAMI’NAA ALHUDAA AAMANNAA BIHI FAMAN YU/MIN BIRABBIHI FALAA YAKHAAFU BAKHSAN WALAA RAHAQAAN WA-ANNAA MINNAA ALMUSLIMUUNA WAMINNAA ALQAASITHUUNA FAMAN ASLAMA FAULAA-IKA TAHARRAW RASYADAAN WA-AMAA ALQAASITHUUNA FAKAANUU LIJAHANNAMA HATHABAAN WA-ALLAWI ISTAQAAMUU ‘ALAA ALTHTHHARIIQATI LA-ASQAYNAAHUM MAA-AN GHADAQAAN LINAFTINAHUM FIIHI WAMAN YU’RIDH ‘AN DZIKRI RABBIHI YASLUK-HU ‘ADZAABAN SHA’ADAAN WA-ANNA ALMASAAJIDA LILLAAHI FALAA TAD’UU MA’A ALLAAHI AHADAAN WA-ANNAHU LAMMAA QAAMA ‘ABDU ALLAAHI YAD’UUHU KAADUU YAKUUNUUNA ‘ALAYHI LIBADAAN QUL INNAMAA AD’UU RABBII WALAA USYRIKU BIHI AHADAAN QUL INNII LAA AMLIKU LAKUM DHARRAN WALAA RASYADAAN QUL INNII LAN YUJIIRANII MINA ALLAAHI AHADUN WALAN AJIDA MIN DUUNIHI MULTAHADAAN ILLAA BALAAGHAN MINA ALLAAHI WARISAALAATIHI WAMAN YA’SHI ALLAAHA WARASUULAHU FA-INNA LAHU NAARA JAHANNAMA KHAALIDIINA FIIHAA ABADAAN HATTAA IDZAA RA-AW MAA YUU’ADUUNA FASAYA’LAMUUNA MAN ADH’AFU NAASIRAN WA-AQALLU ‘ADADAAN QUL IN ADRII AQARIIBUN MAA TUU’ADUUNA AM YAJ’ALU LAHU RABBII AMADAAN ‘AALIMU ALGHAYBI FALAA YUZHHIRU ‘ALAA GHAYBIHI AHADAAN ILLAA MANI IRTADAA MIN RASUULIN FA-INNAHU YASLUKU MIN BAYNI YADAYHI WAMIN KHALFIHI RASHADAAN LIYA’LAMA AN QAD ABLAGHUU RISAALAATI RABBIHIM WA-AHATHA BIMAA LADAYHIM WA-AHSAA KULLA SYAY-IN ‘ADADAAN
Ketika membaca berulang-ulang surah jin tentu akan terjadi berbagai fenomena penampakan yang berbeda-beda. Namun lanjutkan saja membaca surah al Jin sehingga jin benar-benar datang (bila belum datang ulangi lain waktu seterusnya), bila jin datang maka dia akan menampakkan tanda-tanda bahkan akan menyapa anda dan kemudian sampaikan niat anda untuk menjadikannya teman dan ajukan syarat agar pertemanan itu berlangsung atas dasar keikhlasan dan tidak ada syarat-syarat yang memberatkan. Bila jin mau bersahabat dengan anda maka dia akan memberikan kunci password pemanggilan. Misalnya: jin meminta agar anda menghentakkan kaki ke tanah sambil memanggil namanya dan seterusnya.
TAMBAHAN: setelah anda selesai wirid maka tiupkan ke sebuah benda (misalnya cincin) maka benda ( cincin ) tersebut akan disayangi  jin.

Sabtu, 06 Juli 2013

Jimat Mahabbah Pengasihan


HINDARI MUSYRIK dan SYIRIK: mempersekutukan Allah SWT.  Musyrik dan syirik  ada di batin kita. Jangan mudah menuduh orang lain mempersekutukan Allah sebelum dirimu sendiri bersikap kritis pada pandangan hidupmu, pada keyakinanmu, pada perilakumu dan pada pikiran/mindsetmu sendiri.
Kalau dirimu masih menyembah uang, menyembah karier pangkat jabatan dan ketakutan akan rasa aman, menyembah idola, menyembah perut, tidak percaya pada nasib dan hari depanmu, juga takut akan kematian masih menyelubungimu itu artinya sama saja dengan syirik.
Lain sisi begini. Hakekat jimat adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT.  Kau boleh membawa setiap benda dan jimat ketika disana kau memaknainya sebagai wujud doamu dan pengharapanmu akan keselamatan. JIMAT adalah TANDA KEPASRAHANMU KEPADA ALLAH SWT. Jimat sama dengan benda apapun, sifatnya NETRAL sebab yang memberi tuah adalah PEMEGANGNYA/ORANGNYA. Yang sakral dan bertuah adalah keyakinan kita yang harus tetap LURUS kepada ALLAH SWT. Keyakinan itulah JIMAT yang sesungguhnya.
Ketika engkau dewasa dalam berpikir dan berkeyakinan, tidak mudah bergeser karena sudah terlalu banyak pengalamanmu, silahkan menuliskan doa ini pada media apapun misalnya kain/kulit dan bawa sebagai tanda doa kasih sayangmu kepada Allah.  Berilah wewangian misalnya minyak misik, atau minyak yang kau sukai agar kau semakin mantap telah berniat MEMBUKA MAHABBAH kepada orang lain/lingkungan sekitarmu. Bawalah media itu dan  yakinlah Allah SWT memberimu kasih sayang selalu dimanapun engkau berada.
===========================================

بسم الله الرحمن الرحيم حجبتك ياحامل كتابى هذا من الحديد ومن ضرب السيوف والرصاص
ما يضرك ويؤذيك ومن الامراض ومن كل فاجر وفاجرة وباغ وباغية وحاسد وحاسدة ومن
الانس والجن والشياطين بحق الواحد الاحد الفرد الصمد الذى لم يلد ولم يولد ولم يكن له
كفوا احد وبحق كهيعص حمعسق ألمص ألمر فالله خير حافظا وهو ارحم الراحمين

ف-ق-ج-م-خ-م-ت
ت-ف-ق-ج-م-خ-م
م-ت-ف-ق-ج-م-خ
خ-م-ت-ف-ق-ج-م
م-خ-م-ت-ف-ق-ج
ج-م-خ-م-ت-ف-ق
ق-ج-م-خ-م-ت-ف

============================================
terima kasih dan salam paseduluran.

Jumat, 05 Juli 2013

Amalan Pelet Dan Rezeki


 Berikut amalan pelet rejeki….
 *** SHOLAT DHUHA ***
Sholat dhuha atau sholat sunah dhuha merupakan sholat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha sebanyak 2 ROKAAT. Waktu dhuha merupakan waktu dimana matahari telah terbit atau naik kurang lebih 7 hasta hingga terasa panas menjelang shalat dzhur. atau sekitar jam 7 sampai jam 11, tentunya setiap daerah berbeda, tergantung posisi matahari pada daerah masing-masing. Sholat dhuha sebaiknya dikerjakan pada seperempat kedua dalam sehari, atau sekitar pukul sembilan pagi. Sholat dhuha dilakukan secara sendiri atau tidak berjamaah.
Untuk niat sholat dhuha hampir sama dengan sholat sunah lainnya, yaitu sebagai berikut: Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa
 Tata cara sama dengan sholat sunnah pada umumnya.
  1. Takbir
  2. Doa iftitah
  3. Surah al fatihah
  4. Satu ayat dalam Al Quran.
  5. Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
  6. I’tidal dan membaca bacaannya
  7.  Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  8. Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya
  9. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  10. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua
  11. kemudian Tasyahhud akhir setelah
  12. Selesai maka membaca salam dua kali.
 Selesai SHOLAT bacalah doa sholat dhuha
ALLAHUMMA INNADH DHUHAA DHUHAUKA, WAL BAHAAA BAHAAUKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FAAKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAAIKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHOLIHIN.
Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha Mu, keagungan adalah keagunan Mu, keindahan adalah keindahan Mu, kekuatan adalah kekuatan Mu, penjagaan adalah penjagaan Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh
 ==========================================
***KUNCINYA***
KETIKA SUJUD TERAKHIR SHOLAT DHUHA TERSEBUT BACA DOA SHOLAWAT INI….
ALLOHUMMA SHOLLI WA SALLIM WA BARIK ‘ALA SAYIDINA MUHAMMADIN WA ALA ALIHI BI ADADI ANWAA’IR RIZQI WAL FUTUUHAATI, YAA BASITHALLADZI YABSUTHURRIZQA LIMAN YASYAA’U BIGHOIRI HISAABIN, UBSUTH’ALAYNA RIZQAN WASI’AN MIN KULLI WIJHATIN MIN JAMI’II GHAIBIKA BIGHAIRI MINNATIN MAKHLUUQIN BIMAHDHI FADHLIKA WA KARAMIKA YA RAHMANU.
Yaa Allah limpahkan rahmat, keselamatan dan keberkahan atas junjungan kita Nabi Muhammad saw dan kepada keluarganya, sebanyak bilangan rizki dan pintu-pintu rizki. Wahai dzat yang Meluaskan rezki kepada orang yang dikehendaki tanpa hitungan. Anugerahkan rizki yang luas bagi kami dari setiap penjuru dari perbendaharaan rizki-Mu yang gaib dengan tiada makhluk lain yang iri, dengan anugerah dan kedermawanan-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah
===================================================
SELESAI MENGAMALKAN MAKA KITA WAJIB PASRAH. SEBAB KITA SUDAH BERUSAHA MAKSIMAL DAN BERDOA. KEPADA SIAPA KITA PASRAH? TENTU SAJA HANYA KEPADA ALLAH SWT. SATU SATUNYA DZAT TEMPAT KITA BERGANTUNG.
 Demikian amalan di atas. Terima kasih dan salam persaudaraan.

Sabtu, 08 Juni 2013

ASMAK BILLAH UNTUK KESAKTIAN

Bismillahirrohmanirrohim, pada kesempatan yang mulia ini dengan memohon ijin Allah SWT, saya ijasahkan Asmak Bismillah untuk amalan pegangan mendapatkan kesaktian umum, termasuk hajat untuk kebutuhan khusus seperti keselamatan, kekuatan, kekayaan, keluasan, derajat mulia, ketinggian maqom spiritual. Asmak ini ada tiga maqom.

Tawassul/kirim Al Fatihah. Khususon Imam Syeikh Al Syadzili

Maqom pertama

BISMILLAH WA BILLAH WAMINALLAH WA ILALLAH WA’ALALLAH FAL YATAWAKALIL MUTAWAKKILUN 1000 x selama 7 hari

Maqom kedua

BISMILLAH HASBIYALLAH AMANTU BILLAH WA RADHITU BILLAH TAWAKALTU ALALLAH WALA QUWWATA ILLA BILLAH 1000 x selama 7 hari

Maqom Ketiga

YA ALLAH YA RASULULLAH YA SYADZILI
1000 x selama 7 hari

Setelah pengamalan masing-masing 7 hari, bagus dibaca satu tingkat atau boleh digabung menjadi satu. Boleh dibaca dimana saja, lebih elok di dalam mushola, langgar, masjid.

Monggo diamalkan bagi yang berminat, saya ikhlaskan untuk siapapun yang berkenan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Matur nuwun dulur.. Rahayu Rahayu Rahayu.

Selasa, 04 Juni 2013

Uang lembar 50 Ribu edisi khusus tahun 1991

Uang ini adalah keluaran edisi khusus tahun 1991 lengkap dengan sertifikat bank Indonesia
silakan lihat gambar terdapat logo tiga negara, untuk info mahar silakan sms ke 085261043031





 Uang 500 Tahun 1991 Gambar Monyet

 Uang 100 Tahun 1971


 Uang Yasin 7
untuk info harga silaka sms /telpn 085261043031