Minggu, 09 September 2012
ILMU NUR BUMI: AMALAN MENYERANG SECARA GAIB
ILMU PAMUNGKAS JAGAD
Salam Ta’dziem kami Pengasuh “Sanggar Nur Langit” kepada Sesepuh blog yang begitu setia menjaga gawang untuk menjaga dan uri-uri pengetahuan, budaya, ilmu keluhuran dari seluruh penjuru Negeri yang kita cintai ini. Salam tulus peseduluran kami untuk semua dulur dimanapun berada.
Untuk yang sekian kalinya saya menulis dan membabar serta mengikhlaskan untuk di amalkan bagi siapapun yg berminat, semoga amalan ini bermanfaat di jaman yang kita tahu semua sungguh begitu memiriskan hati, sudah banyak mungkin yang mengupas masalah ilmu kebal, keselamatan dan sejenisnya, tapi ini semoga menjadi perbendarahan KWA. Mohon maaf kepada semua dulur yang selalu menyarankan saya untuk menulis ilmu kerezekian, ijinkan saya saat ini berbagi ilmu yang tidak kalah penting di jaman yang begitu mencemaskan kita semua, kejahatan hampir terjadi setiap saat disekitar kita. Seakan sangat sulit mencari tempat yang aman dan tenang dalam hidup di jaman sekarang ini. Kita semua mengetahui dan faham situasi lingkungan, social masyarakat semakin lama, dari waktu kewaktu dan di jaman ini yang begitu komplek. Apalagi bagi mereka yang hidup di kota besar dan metropolitan, banyak sekali tindak kejahatan semacam pemalakan, penodongan, pencopetan, perampokan dan pelecehan asusila yg lain. Begitu rawan dan banyak sekali pergesekan yang terkadang sangat membahayakan keselamatan maupun nyawa kita. Sungguh kita baru menyadari setelah semua pernah terjadi kepada kita, bahwa keselamatan begitu mahal dan tidak ternilai.
Kalau kita boleh memetakan secara garis besar problem yang di hadapi banyak orang di jaman sekarang adalah pertama, masalah ekonomi, kita merasakan sendiri dimana saat-saat sekarang begitu serentak kenaikan segala macam barang kebutuhan sedangkan gaji atau pendapatan tidak ada kenaikan yang signifikan. Kedua, masalah keselamatan, kita pun faham dan merasakan sendiri apalagi saudara-saudara kita yang hidup di kota metropolitan tentunya tidak akan aneh lagi tiap hari mendengar berita perampokan dengan senjata tajam maupun senjata api, tiap hari mendengar korban penindasan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa, setiap saat harus waspada terjadi pelecehan asusila maupun penodongan dll. Sungguh seakan hal tersebut sudah biasa. Yang ke tiga, masalah rumah tangga, cinta dll.
Bercermin dari hal yang berkaitan dengan keselamatan itu sangat di dambakan banyak orang, maka dengan niat tulus ikhlas semoga terlindungi dari sifat syaithoniah (syirik, riya’, ujub dll). Penulis akan sarr sedikit pengalaman pribadi berkaitan dengan hal ilmu keselamatan. Mungkin dasar penulis ini di lahirkan di daerah yang sangar(di lingkup daerah asal penulis di sebuah kampung atau desa di daerah pantura Lamongan), ”kenapa penulis bilang begitu?… karena daerah saya dulunya merupakan daerah hitam yang di mana orang pada saat itu senengnya minum tuwak, arak, bir, anggur dll. Tiap saat banyak pemudanya mabuk-mabukan, makan anjing/asu sudah biasa, judi ada di mana-mana, tiap saat sering terjadi perkelahian, atau kalau ada panggung dangdut pasti saja tiap saat terjadi tawuran. Sepertinya kampung saya ini dalam hal negatif tawuran sudah kesohor satu kecamatan bahkan satu kabupaten siapa yang tidak tahu kampung kami ini. Karena situasi psikologis semacam ini mungkin yang membentuk pikiran saya dan sebagian besar pemuda hobby ikut aliran bermacam beladiri dari pencak silat, karate, kungfu atau mempelajari ilmu hikmah. Tapi Syukur Alhamdulillah itu semua masa lalu sekarang sudah berubah 180 derajat. Masa-masa itu penulis juga masih suka mendengarkan acara favorit ”Sandiwara Radio Brama Kumbara” maklum waktu itu masih sangat jarang yang punya TV, karena itu pula jadi orintasi dan cita-cita penulis agak sedikit nyelneh, ya karena di lahirkan di keluarga yang pas-pasan sehingga saat itu tidak bermimpi sedikitpun setelah lulus SMA akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Dalam benak penulis jalan satu-satunya harus belajar ilmu kesaktian apa itu kebal, braja musti, saepi angin, bandung bondowoso dll untuk bekal merantau. Bahkan waktu itu secara tidak sengaja penulis membaca biografi seorang tokoh paranormal tersohor Negeri ini pada saat itu yang nasibnya kurang lebih mewakili apa yang penulis alami, di lahirkan di keluarga susah tapi otak cukup encer dan akhirnya menyelesaikan Kuliah di PTN UI sebagai Sarjana Hukum…huiii huebat kan tapi dasar hidup seperti tidak adil kata dia akhirnya tidak dapat kerja yang layak karena semua lapangan pekerjaan di penuhi praktek KKN. Siapa yang tidak ada koneksi & duit maka tidak akan di terima bekerja di instansi yang diharapkan.
Dari apa yang di alami penulis tersebut ada harapan atau mimpi yang cukup menggelikan dan kalau ingat keinginan-keinginan tersebut maka penulis akan ketawa kecil sendiri sambil mengucap syukur Alhamdulillah. Ternyata keinginan yang cukup kurang ajar serta nyelneh tsb adalah penulis ingin menuntut ilmu kesaktian, kebal gak tedas papak palune pande, otot kawat balung wesi yang dengan ilmu itu penulis akan merantau ke kota besar, waktu itu banyangan saya harus ke Jakarta dan nanti kalau sudah sampai di sana akan mencari gembong perampok atau mafia trus penulis bikin perhitungan atau habisi dengan begitu maka akan menggantikan jadi bos…..haaahaaaaa aduh memang dasar, Na’udzubillahi mindzalik.
Sudah beberapa kali dari semenjak SMA penulis mempelajari berbagai jenis ilmu kanuragan, mendatangi orang tua sakti di daerah Lamongan dan sekitarnya. Maklum penulis semenjak keluar SMA tahun 1996 sudah merantau ke Surabaya beberapa tahun, Tuban, Jakarta, Palembang dan Bandung sampai saat ini. Sudah menjadi rahasia umum kalau kita dari kampung merantau ke kota besar maka akan selalu membekali diri dengan segala macam ikhtiar batiniah bisa berupa ilmu kanuragan, azimat atau berkah do’a dari para kyai dan orang tua biar di rantau selamat tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. Salah satu ilmu dan amalan yang penulis akan babar dan kasihkan pada semua dulur itu berkaitan dengan hal ini, amalan ini penulis dalami selama beberapa tahun dan Alhamdulillah sangat berguna dalam situasi genting apapun. Salah satu pengalaman yang begitu membekas sampai sekarang yaitu pada saat isu mengenai adanya ”Ninja” yang akan membunuh para ulama dan tokoh agama, pada saat itu penulis di gembleng kyai-kyai sepuh dengan di rajjah punggung sewaktu jadi ketua kepemudaan organisasi massa oleh Alm.KH.Daud, di asma’ dada dan punggung yg tes langsung silet leher, rambut dengan berbekal Asma ALLOHU AKBAR oleh Kyai pendekar Alm.H.Shoim yg berambut panjang ya identik dengan kyai2 jawa timuran, juga di bekali ikat pinggang karomah, akik empat penjuru mata angin, rompi onto kusuma, ikat kepala wulung sakti, bambu kuning berajjah dll hehehe semua di gembol. Dari sekian Kyai Pendekar digdaya dari KH.Subhan kyai linuwih tukang gembleng dari Kedung ombo Tuban yg habis isi langsung tes di tembak atau di paku punggung kita, atau langsung terjun kepertempuran atau daerah rawan dengan jaminan dari beliau ini pernah Beliau tawarkan pada penulis, atau kabar mengenai Abah Kyai Safi’i Kembangbahu yg juga guru ilmu kodam dari sahabat penulis yg sudah kesohor konon ilmu beliau sudah paripurna bisa melihat bunga yang masir segar Cuma sekedar di pandang bisa langsung kering dan rontok dari badannya, biasanya murid-murid beliau yang tingkat 1 dari 10 tingkat yang diajarkan apabila demonstrasi ya tangan di tusuk jarum atau disilet, juga menarik kekuatan goib disuatu tempat. Pernah ada yang tingkat 3 demo di tabrak mobil yang melaju kencang Cuma di hentak sama di dorong dengan tenaga dalam mobil langsung berhenti dan mesin-mesinya rontok/rusak. Masya’ ALLAH ilmu ALLAH SWT begitu luas, wallahu’alam. Dan masih banyak Kyai atau Ustadz lain yg merupakan Master/Suhu dari penulis. Tapi ada yang membuat penulis terkesan pada salah satu kyai dan juga guru mursyied penulis yang selalu berpesan bahwa dari sekian ilmu kedigjayaan dan kesaktian tingkat tinggi yang paling bagus menurut Beliau yaitu ’ILMU KESELAMATAN” bukan Cuma sekedar kebal dari tingkat apapun, karena pada akhirnya biarpun kita kebal dari segala senjata tapi kalau kita tidak selamat bisa saja kita pas dikeroyok akhirnya di pasang jebakan berupa tali tambang/jaring untuk kita maka muda saja kalau mau menghabisi org kebal ini ya masukan karung saja dan rendam di laut atau sungai yang mengalir deras. Hehehe. Ternyata benar juga apa yang di bilang abah kyai ini, ya kita tawaduk saja karena kita faham beliau sudah sangat pengalaman dengan asam garam kehidupan ini, kalau ilmu Keselamatan itu bisa saja kita kebal dari segala senjata atau pas orang mau mencelakai kita senjatanya tidak menyala atau malah dia yang tahu-tahu kejatuhan buah mangga trus modar….hehehe karena kejatuhan 1 truck. Cerita ini bukan tanpa alasan karena khabarnya Kyai penulis ini dulunya seorang pendekar yang suka atraksi bahkan kabarnya kalau atraksi sampai kepala di potong dan dipakai mainan, ya wajar beliau selain pernah nyantri di beberapa Ponpes di Jawa Timur salah satunya Ponpes Langitan, juga pernah menimbah ilmu pada Seorang Syech Muktar dari Banten yang pada zamannya konon merupakan pendekar pilih tanding nomor satu.
Kabarnya juga beliau ini pernah punya saudara seperguruan yang juga sakti mandraguna tapi ilmunya di pakai menyimpang dengan merampok orang kaya yg pelit trus di bagikan pada orang miskin, ya seperti maling cluring. Tapi tetap saja karena melanggar hukum Negara ya itu di larang. Sepak terjang adik seperguruan ini sudah sangat meresahkan aparat keamanan pada saat itu karena tiap ditangkap bisa kabur dan kalau ditembak kok Cuma sengar-cengir saja, kalau sudah di tangkap pas di borgol maka dengan mudanya bisa mematahkan besi borgol tsb bahkan sudah di penjara bisa keluar, tapi si adik ini punya pengapesan Cuma satu yaitu sesuai pesan gurunya ”kamu bisa saja menyalah gunakan ilmu kedigjayaan ini tapi ingat nanti ada kakak seperguruanmu yang akan menghentikannya”. Singkat cerita aparat kepolisian ini dapat informasi juga pengapesan maling cluring ini dan sang guru penulis ini di ajak dan apa yang terjadi si adik yang salah jalan ini tidak berkutik sedikitpun sama sang guru ini kedua jempol tangannya di ikat dengan sehelai rambut kyai penulis dan ilmu kebalnya di rontokkan seketika. Cerita ini kami dapat dari beliau pas ngaji rungon. Wallahua’lam.
Berdasar pengalaman waktu muda beliau ini maka guru penulis selalu menasehatkan boleh saja belajar ilmu kebal tapi yang lebih utama itu ilmu keselamatan, dan ILMU KESELAMATAN ITU ADALAH SHOLAT 5 WAKTU. Kyai berujar kalau kita belajar ilmu kebal itu sekarang tidak akan terasa, tapi bagi yang punya kebal trus pernah di pukul sama balok kayu punggung atau dadanya maka berdasar pengalaman beliau baru terasa kalau sudah tua dan ilmu tersebut sudah di buang maka badan akan terasa sakit-sakit dan muda pegal/linu. Wallahua’lam.
Tapi oke lah apapun pendapat boleh beda tapi setiap ilmu dari ulama salaf itu bukan sekedar ilmu teori tapi semua kalau di laksanakan dengan tawaduk penuh kesabaran semua itu merupakan ilmu lapangan yang sangat ampuh karena sumber kekuatan bukan dari sekedar do’a tapi juga barokah orang sholeh. Ilmu ini sangat banyak fungsi dan merupakan puncak ilmu tertinggi yang menggunakan Asma termulya, agung, dan sempurna tiada yang akan sanggup menandingi. Penulis sudah beberapa kali membuktikan dengan mendatangi beberapa orang yg katanya sakti untuk sekedar sowan dan ada sedikit terbersit untuk men-tester ilmu ini, dan kebanyak orang tersebut pas mendeteksi akan terbengong atau seperti kaget dan terjengkal. Wallahu’alam
Akhirnya untuk itu tidak ada salah dan ruginya apabila kita menyempatkan sedikit waktu kita untuk berdo’a dan mengamalkan do’a ilmu hikmah peninggalan sesepuh dan para guru hikmah semoga dengan begitu kita mendapat berkah dan keselamatan. insyaALLAH, Amien.
Inilah amalannya baca:
ALLAH…..999 x (hayati maknanya yg begitu agung, pusat dan muara dari semua Asma, pusat dari semua energi illahiah yg ada dalam mikro maupun makro kosmos alam raya, pusat dari semua kekuatan yang sangat dasyat di alam raya dunia sampai akhirat, tancapkan dalam hati sanubari dengan kokoh, yaqini dengan sepenuh jiwa dan raga akan kemaha kuasaan-NYA, insyaALLAH haqqul yaqin akan menjadi sumber kekuatan dan senjata diri yg sangat luar biasa tiada tanding.)
- Baca amalan ini selama minimal 7 malam atau 41 hari lebih mantab di barengi puasa senin-kamis.
- Baca Asma : ALLAH…ALLAH…ALLAH… setiap selesai sholat fardhu 51x sambil menahan nafas di perut 2 cm di bawah pusar /udel dan ulangi 3x berturut-turut.
- Latihan bisa pas tengah malam kita dengarkan dan lihat fokus kearah jarum jam detik-nya jam dinding ikuti sampai beberapa menit sambil dalam hati dzikir ALLAH…ALLAH…ALLAH sebanyak-banyaknya tanpa hitungan. Ini untuk mengisi energi power hawa pada mata untuk ketajaman dan kharisma, ini berdasar pengalaman penulis sering tidak sengaja melototi orang yang dholim atau aparat yang semena-mena yang kadang ukuran fisik dan penampilan cukup sangar tapi dengan di lamabari/di ikuti baca dalam hati ASMA AGUNG PUSAT DARI SEGALA KEKUATAN ini ternyata banyak yang tidak kuat dan itu pasti haqqul yaqin asal kita sudah mantab.
- Ini merupakan puncak dzikir sirri yang semoga banyak yang mendapat karomah dan ketetapan iman, islam dan ihsan dari apa yang saya sajikan ini. Selain untuk keselamatan amalan ini merupakan amalan orang-orang alim sholeh, sangat banyak manfaat setelah kita bisa ajeg/istiqomah dengan penuh ikhlas, sabar dan pasrah.
- Akhirnya ijinka saya al fakir yang masih trus mencari kasampurnan hidup ini mohon kepada para guru, sesepuh karena kelancangan saya ber-ijtihat dengan berbagi pada semua sedulur sesuai dengan sedikit pengetahuan saya. Mohon maaf kepada semua apabila ada salah tulis/tutur. Trimakasih.
ILMU PANCUNG MATA SUKU KUBU ORANG RIMBA JAMBI
ilmu PANCUNG MATA ini berawal saya dapat kan dari sebuah konsep kitab kuno yang di simpan oleh datuk saya,konsep kuno itu bertuliskan sebuah pesan yang sangat menggelitik saya,begini bunyi konsep itu”jika engkau seorang pemuda tangguh maka tak patut jika tak tau apa itu pancung mata,berguru ilmu wanita kepada wanita,berguru mata kepada mata berguru nyawa kepada nyawa,terpancung mata terpancung jiwa maka terpancunglah nyawa” begitu bunyi kalimat dalam konsep tua tersebut.
lalu dengan terus menerus saya meminta kepada datuk saya,apa makna dari kalimat konsep tua tersebut,hampir 3 tahun lebih baru beliau mau membabarkan apa makna serta translate dari konsep itu, PANCUNG MATA adalah satu satu nya ilmu ghaib yang pertama sekali di kuasai oleh suku melayu tuo yang tiba di bumi sumatra,pertama sekali ilmu tersebut di bunyikan saat 777 orang pertama suku hindie sekarang bernama melayu menginjak kan kaki di tanah sulawesi/bugis dan menyebrang ke tanah sumatra,ilmu pancung mata adalah sejenis ilmu ghaib yang ber pungsi mengkaji dan membangkitkan segala hal mistis yang berhubungan dengan pandangan,ia tergolong kaji diri batang tubuh,seperti kita ketahui hidup dan mati kita itu bermula dari pandangan mata,dengan sepasang mata yang telah di isi kekuatan ghaib maka perang suku pun yang sudah di hadapan mata dapat ia buat berhenti dan saling perpelukan dalam damai,dengan mata yang telah di penuhi aura kasih mampu menyembuhkan orang yang tengah bersedih seakan mau mati besok,bukan kah mata adalah jendela jiwa,bekerja lah kamu sekuat apapun,sekolah lah tinggi tinggi setinggi apapun namun jika mata mu mengandung luka,mengandung dendam,mengandung loro maka sampai tua lah engkau akan tetap menjadi bawahan,mata ini lah sumber dari segala kesuccessan dan kegagalan bahkan tertipu pun itu adalah pekerjaan mata kata orang dulu sulap mata,mata yang telah terisi oleh kekuatan ghaib maka ia mampu menyulap uang seratus ribu menjadi satu juta terlihat,karna ulah mata lah maka NINIK SITI HAWA takluk kepada MOYANG ADAM,jika sempurna maka pancung matalah yang mampu membelah seonggok kayu dengan hanya memandangnya ( tangan besi nama ilmu nya)bahkan sudah kita ketahui bahwa sesungguhnya cara kerja santet atau tuju (bahasa orng kubu santet itu tuju) sangatlah sederhana yaitu memandang satu bilah badik atau pisau lalu ia bayangkan menjadi dua,nah badik/pisau yang telah bathin tadi karena di pandang dua itulah yang ia gerak kan ke tubuh lawan,bukan pisau yang zahir nya tapi pisau yang bathin di pandang tadi,maka tidak heranlah jika banyak anak rimba suku KUBU mampu berjalan di tengah hutan saat malam hari,mereka mampu memantalkan apa saja hewan yang menyerang hanya dengan memandangnya…begitu bahaya nya pekerjaan pandangan mata!!!!.
selanjutnya ILMU PANCUNG MATA ini erat hubungannya dengan ilmu pukau yang pernah saya posting namun ia lebih tertuju kepada pukau pekasih bukan pukau penghiba,ia hanya di gunakan oleh raja raja dan kepala suku orang rimba/suku KUBU sebagai media untuk membuat istri nya yang berjumlah banyak menjadi akur damai tentram dalam satu rumah,maka oleh itu ilmu PANCUNG MATA ini yang paling ampuh berguru nya pada seorang wanita,karena wanita lah yang mengetahui rahasia titik lumpuhnya wanita,ini sesuai dengan tulisan konsep dari datuk saya tadi,karena konsep tulisan tadi juga ada bertuliskan hutang piutang,bayar membayar maka datuk saya juga mengatakan ilmu PANCUNG MATA sangat ampuh jika di gunakan untuk perdagangan,berbisnis dan aktifitas economi lain,kalau untuk hal ini datuk saya telah membuktikannya,dan ada beberapa kawan kawan lain yang berjodoh dengan ilmu ini pun membawa ilmu jenis ini dalam perniagaan karena akan jauh lebih terasa manfaatnya,cara nya bagai mana saya rasa setiap pengamal memiliki cara bisnis masing masing tinggal ia lambarai saja mata nya dengan ilmu pancung mata saat melakukan transaksi…………
maka bermula lah saya memulai perjalanan mengembara ke pedalam jambi untuk berguru jenis ilmu ini,ada 7 kepala suku serta komunitas orang kubu yang saya temui dan saya mintai pendapat namun tak satu pun jua yang mengetahui keberadaan ilmu paling tua tersebut,mereka hanya berucap terkejut saja saat saya mengatakan hendak mencari guru yang masih menyimpan ilmu pancung mata,mereka katakan bahwa ilmu itu tidak lagi di kuasai oleh manusia biasa,ilmu itu hanya mampu di kuasai oleh seorang guru wanita muda,biasanya anak kepala suku idam,yang berat nya adalah wanita yg mengusai itu bukanlah wanita biasa ia adalah wanita yang telah maujud nyata menjadi seperti siamang ( siamang itu sejenis sinpanse/orang utan) namun ia tetap wanita muda yang cantik bukan seperti kera,……nah untuk kali ini saya yang terkejut bukan kepalang karena mana ada lagi pada jaman sekarang walaupun kami orang suku pedalaman talang mamak,atau orang kubu yang wanita nya berbulu seperti siamang dahulu 60 tahun lalu memang masih ada di sebabkan sangat akrab dan menyatunya dengan alam seorang pertapa wanita mampu merubah tubuhnya seperti siamang hingga ia lebih hebat dari siamang jika berjalan di tengah hutan rimba,jaman 10 tahun lalu orang rimba sudah memakai hand phone,berpakaian layaknya model dari rimba bollywood,kulitnya pun jauh lebih halus mulus putih bersih dari artis jakarta..hehehe,saya mulai berpatah arang mungkin tidak lagi berjodoh saya dengan ilmu ini padahal niat saya lurus lurus saja bukan untuk kejahatan hanya sebagai pelestari ilmu yang hampir punah,3 minggu lebih rasanya saya berjalan di hutan jambi untuk pulang ke riau namun karena pikiran galau dan hati hampa saya tersesat sehingga tidak tau jalan pulang saat keluar dari hutan dan menemui jalan raya/jalan aspal mobil,ternyata saya telah sampai di perbatasan palembang,saat saya akan naik menumpangi sebuah bus kalau tidak salah mobil handoyo,tiba tiba saya melihat seekor siamang/sinpanse 2 ekor tengah asyik di ranting pohon memandangi saya,saya cancelle naik bus handoyo dan meneliti pada 2 ekor hewan sinpanse yang tengah duduk di atas ranting pohon tersebut,semakin saya lihat semakin saya jelas bahwa itu bukanlah hewan tetapi wanita yang berbulu kuning seperti sinpanse karena bibirnya seperti menggunakan lipstic,saya dekati dan dia pun terlihat ramah,lalu terjadilah komunikasi dengan menggunakan bahasa jambi campur bahasa palembang dan alhamdulillah saya ikuti kedua sahabat wanita itu ke rumahnya dan di kenalkan kepada bapaknya yang memang kepala suku orang kubu jambi,singkat cerita saya ceritakan semua niat dan tujuan saya masuk berkelana ke hutan rimba ini beserta petunjuk dan nama datuk saya,alhamdulillah beliau kebetulan orang yang masih menyimpan ilmu PANCUNG MATA tersebut dan salah satu wanita yang menguasainya adalah kedua putri beliau tadi yang telah membawa saya ke pondok beliau,2 malam saya di pondok sang kepala suku orang KUBU tersebut dan pada malam ke 3 nya saya di ijazahkan kalimat ilmu PANCUNG MATA beserta tata caranya yang juga akan saya ijazahkan sepenuh penuhnya kepada pembaca blog kampus wong alus tercinta ini,berikut kalimatnya serta tata cara penajamnya:
pancung mate si mate ngang
bedengung tampi,bedengung khobur
ALLAH nian ku pandang
HU si pandang dongung
barokhat si khodam pancung
si guru wanita memulai dengan ALLAH ngang namun saya memulai dengan bismillahhirrahmannirrahim,beliau juga menyetujui
-setelah duduk di tanah tampungkanlah kedua telapak tangan ke arah atas seperti kita berdoa
-biarkan telapak tangan tersebut terkena embun subuh hari tersebut,semakin dingin telapak tangan semakin tajam pancung mata nya
-sambil menyerap daya embun yang terserap saat telapak tangan terbuka,maka bacalah kalimat pancung mata di atas selama 1 jam saja (jgn di hitung)
-setelah satu jam maka gosok kan kedua telapak tangan terlebih dahulu hingga terasa hangat/panas kedua telapak tangan tersebut
-setelah terasa panas maka usapkan lah/tempelkanlah kedua telapak tangan tersebut pada kedua mata,ingat mata tetap terbuka jangan di tutup sambil membaca kalimat di atas selama kira kira 15 menit.
-setelah selesai maka silahkan istirahat atau kembali tidur
lakukan cara ini selama 3 malam,dengan jeda malam 3 hari ( malam pertama,setelah itu jeda 3 malam baru malam kedua,jeda lagi 3 malam baru malam ke 3)
setelah selesai maka ilmu pancung mata telah siap di gunakan….dengan cara :
sebulan satu kali lakukan saja cara seperti pemasukan ilmu di atas selama 3 hari juga,semakin setiap bulan rutin mengamalkannya walaupun satu bulan sekali insyaALLAH sekitar 6 bulan maka kekuatan pancung mata nya akan sangat melekat di batang tubuhnya,semoga sedikit bermanfaat….amin. @@@
ILMU PANGASIHAN MALAIKAT SI BAYANG-BAYANG
syarkowi@gmail.com
Pangasihan ini berasal dari Melayu, Lelakunya tidak terlalu berat hanya modal keyakinan insyaallah kita bisa mengamalkan ilmu ni bagi yang membutuhkannya. Sebuah ilmu meskipun tanpa lelaku yang berat dengan Niat yg tulus dan keyakinan yg kuat insyaallah manjur.
Kucur manik, kucur manik
Kau ditikahkan dikalam Allah
Darah abang mengandi ibumu
Darah putih mengad rame
Terlilit hati si…… kepadaku
Hai malaikat si bayang-bayang
Gari adikku!
Pergi siang datanglah siang
Pergi malam pulang malam
Kalau tak mendengarkan kataku,
Kau-lah disumpah Allah Ta’ala
2. Setelah shalat selesai salam Tawasul al-fatiha untuk Nabi Muhamad, Sahabat Empat, Malaikat Empat, Syekh Abdul Qadir Al – Jaelani, Wali songo, Kedua Ibu Bapak, Orang yang dituju masing2 satu kali. Setelah itu baca amalan Diatas dengan kelipatan 10 ( Bisa 10, 20, 30, 40 dan seterusnya) ampai Anda merasakan seakan-akan ada energi yang berangkat ke luar dari tubuh Anda.
3. Selama membaca jangan lupa tiada henti-hentinya membayangkan wajah si Dia
4. Dengan Niat yang tulus dan Keyakinan yang kuat insyaallah ritual ini akan berhasil Amin. @@@
ILMU PANGLIMUNAN (1)
ilmu ini adalah ilmu warisan leluhur yg harus diuri2. Ijazah dari ki maeso sura pacitan.
“kun sari Allah awal Allah ‘alimun gaib ”
puasa 7 hari mutih mulai rabu pon
pati geni 1 hari 1 malam.
Hbs sholat bc 7x
klo gunakan bc 7x tahan nafas.
Mohon maaf bagi sedulur yg mau mengamalkan mohon jgn di gunakan sembarangan. Klo dgunakan sembarangan bs dpt kutukan dari leluhur ki maeso sura. Trimakasih wassalam @@@
Sabtu, 08 September 2012
ILMU PANGRACUTAN (1)
ILMU PANGRACUTAN (ILMU KESEMPURNAAN WARISAN KANJENG SUNAN KALIJAGA)
Tantira Wildan
https://www.facebook.com/nyi.amerta
“BADANINGSUN JASMANI WUS SUCI, INGSUN GAWA MARANG KAHANAN JATI TANPO JALARAN PATI, BISO MULYO SAMPURNA WALUYA URIP SALAWASE, ANA ING ALAM DONYA INGSUN URIP TUMEKANE ‘ALAM KAHANAN JATI INGSUN URIP, SAKA KODRAT IRADATINGSUN, DADI SAKCIPTANINGSUN, ANA SASEDYANINGSUN, TEKA SAKARSANINGSUN.”
“Badan jasmani ku telah suci, kubawa dalam kehidupan sejati yang tidak diakibatkan kematian, dapat sempurna abadi selamanya, di dunia aku hidup, sampai di alam sejati aku juga hidup, dari kodrat iradat KU, terjadilah apa yang KU pikirkan, apa yang KU inginkan ada dan datang apa yang KU kehendaki” (Kanjeng Sunan Kalijaga)
Itulah mantra Ilmu Pangracutan yang terkenal sejak dipergunakan oleh Sunan Kalijogo dan Syekh Siti Jenar. Dua pendekar wali tanah Jawa ini terkenal karena kemampuannya untuk meracut seketika dan tiba-tiba. Meracut artinya melepaskan nyawa dari tubuh.
Menurut Sunan Kalijogo yang mendapatkan inti sari ilmu dari Sunan Ampel —-sebagaimana manuskrip huruf Jawa Serat Kekiyasaning Pangracutan Serat Kekiyasaning karya Sultan Agung Raja Mataram (1613-1645) yang ditulis kembali pada tahun shaka 1857 / 1935 masehi oleh R. Ng. Rongowarsito —-untuk menguasai ILMU PANGRACUTAN seseorang perlu memiliki dasar kemampuan spiritual yang mapan dan mumpuni. Kemampuan spiritual itu adalah mukjizat seperti yang di alami para Nabi, atau datangnya karomah seperti para Wali, atau datangnya Ma’unah seperti para mukmin khos.
Caranya adalah menjalani apa yang disebut LAKU LAMPAH 1000. Detail lakunya sebagai berikut:
1. Menahan hawa nafsu, 1000 HARI (siang dan malam)
2. Menahan Syahwat (Seks), 100 hari (siang dan malam)
3. Tidak berbicara, topo bisu 40 hari (siang dan malam)
4. Puasa padam api (pati geni) 7 hari 7 malam
5. Melek, lamanya 3 hari 3 malam
6. Pati raga/Raga Sukma, tidak bergerak-gerak lamanya sehari semalam
Keterangan sebagai berikut: Menahan hawa nafsu, bila telah mendapat 900 hari, lalu diteruskan dengan Menahan syahwat selama 40 hari lalu dirangkap juga dengan Membisu tanpa berpuasa selama 40 hari. Adapun membisu bila sampai pada 33 hari dilanjutkan dengan, Pati geni selama 7 hari tujuh malam, setelah mendapat 4 hari 4 malam dilanjutkan dengan Jaga selama 3 hari tiga malam, bila sudah mendapatkan 2 hari 2 malam dilanjutkan dengan Pati raga/Raga Sukma sehari semalam.
Pakar ilmu kebatinan menamakan pati raga dengan kemampuan Meraga Sukma yang sangat bermanfaat karena bisa: 1. Mendekatkan yang jauh, 2. Apa yang dipikirkan akan terjadi 3. Mendatangkan apa yang dikehendaki, 4. Sangat bermanfaat bila digunakan di jalan yang benar termasuk bila telah sampai pada sakaratul maut. 5. Sarana melatih kenyataan, supaya dapat mengetahui pisah dan kumpulnya Kawula dan Gusti.
@Waspada: Saat latihan harus serius dan dipandu oleh yang sudah menguasai karena kita akan melewati alam kematian. Bila lengah akan mengakibatkan kematian permanen.
Adapun cara Pati Raga/Raga Sukma sebagai berikut:
1. Tangan Sedekap dengan kaki lurus berdempet, menutup kesemua lubang, jari-jari kedua belah tangan saling bersilang, ibu jari bertemu keduanya, lalu ditumpangkan di dada. Dalam sikap tidur itu kedua belah kaki diluruskan, ibu jari kaki saling bertemu, kelamin diamankan agar tidak terhimpit paha.
2. Pandangan memandang lurus dari ujung hidung lurus ke dada hingga tampak lurus melalui pusar hingga memandang ujung jari. Setelah semuanya dapat terlihat lurus maka memulai menarik nafas tadi. Dari kiri tariklah kekanan dan dari arah kanan tariklah kekiri. Kumpulnya menjadi satu berada di pusar beberapa saat lamanya, maka tariklah keatas pelan-pelan jangan tergesa-gesa. Kumpulkan nafas, tanafas, anafas, nufus gaib lalu pejamkan mata dengan perlahan-lahan, mengatubkan bibir dengan rapat, gigi dengan gigi bertemu. Pada saat itulah heningkan cipta, menyerah dengan segenap perasaan yang telah menyatu, pasrah kepada diri sejati kita pribadi.
Setelah itu, baca dengan kesadaran batin dibawah ini:
MANTRA1
INGSUN DZATING GUSTI KANG ASIFAT ESA, ANGLIMPUTI ING KAWULANINGSUN, TUNGGAL DADI SAKAHANAN, SAMPURNA SAKA ING KUDRATINGSUN.
===Aku mengumpulkan Kawula Gusti yang bersifat Esa, meliputi dalam kawulaku, satu dalam satu keadaan dari kodrat-Ku=.
MANTRA 2
INGSUN DZAT KANG AMAHA SUCI KANG SIFAT LANGGENG, KANG AMURBA AMISESA KANG KAWASA, KANG SAMPURNA NILMALA WALUYA ING JATININGSUN KALAWAN KUDRATINGSUN.
===Aku sebenarnya Dzat Yang Maha Suci, bersifat kekal, menguasai segala sesuatu, sempurna tanpa cacat, kembali pada hakekat-Ku, karena kodrat-Ku.
MANTRA 3
INGSUN DZAT KANG MAHA LUHUR KANG JUMENENG RATU AGUNG, KANG AMURBA AMISESA KANG KAWASA, ANDADEKAKE ING KARATONINGSUN KANGA GUNG KANG AMAHA MULYA. INGSUN WENGKU SAMPURNA SAKAPRABONINGSUN, SANGKEP, SAISEN-ISENING KARATONINGSUN, PEPAK SABALANINGSUN, KABEH ORA ANA KANG KEKURANGAN, BYAR GUMELAR DADI SACIPTANINGSUN KABEH SAKA ING KUDRATINGSUN.
===Aku Dzat yang Maha Luhur, yang menjadi Raja Agung. Yang menguasai segala sesuatu, yang kuasa menjadikan istana-Ku, yang Agung Maha Mulia, Ku Kuasai dengan sempurna dari kebesaran-Ku, lengkap dengan segala isinya Keraton-Ku, lengkap dengan bala tentara-Ku, tidak ada kekurangan, terbentang jadilah semua ciptaanKu, ada segala yang Ku-inginkan, karena kodrat-Ku.
MANTRA 4
JISIMINGSUN KANG KARI ANA ING ALAM DUNYA, YEN WIS ANA JAMAN KARAMAT KANG AMAHA MULYA, WULU KULIT DAGING GETIH BALUNG SUNGSUM SAPANUNGGALANE KABEH, ASALE SAKA ING CAHYA MULIHA MARING CAHYA, SAMPURNA BALI INGSUN MANEH, SAKA ING KODRATINGSUN.
===Aku meracut jisim-Ku yang masih tertinggal di alam dunia, bila telah tiba di zaman keramatullah yang Maha Mulia, bulu, kulit, kuku, darah, daging, tulang, sungsum keseluruhannya, yang berasal dari cahaya, yang berasal dari bumi, api, angin, bayu kalau sudah kembali kepada anasir-Ku sendiri-sendiri, lalu aku racut menjadi satu dengan sempurna kembali kepada-Ku, karena kodrat-Ku.
MANTRA 5
AKU MENARIK ANAK-KU YANG SUDAH PULANG KERAHMATULLAH, KAKI, NINI, AYAH, IBU, ANAK DAN ISTERI, SEMUA DARAH-KU YANG MEMANG SALAH TEMPATNYA, SEMUANYA AKU TARIK MENJADI SATU DENGAN KEADAAN-KU, MULIA SEMPURNA KARENA KODRAT-KU. AKU MENGUKUT KEADAAN DUNIA, AKU JADIKAN SATU DENGAN KEADAANKU, KARENA KODRAT-KU. KETURUNANKU YANG MASIH TERTINGGAL DI ALAM DUNIA, SEMUANYA SEMOGA MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN, KAYA DAN TERHORMAT, JANGAN SAMPAI ADA YANG KEKURANGAN, DARI KODRAT-KU.
MANTRA 6
AKU MENGAMALKAN AJI PENGASIH, KEPADA SEMUA MAHKLUK-KU, BESAR, KECIL, TUA, MUDA, LAKI-LAKI, PEREMPUAN, YANG MENDENGAR DAN MELIHAT SEMOGA WELAS ASIH PADAKU, KARENA KODRAT-KU.
MANTRA 7
AKU MENERAPKAN DAYA KESAKTIAN, KEPADA SEMUA MAHKLUK-KU, BARANG SIAPA YANG TIDAK MENGINDAHKAN AKU, AKAN TERKENA AKIBAT DARI KESAKTIAN-KU, KARENA KODRAT-KU.
Setelah selesai membaca mantra di atas, hati ditenangkan dan rasakan sensasinya. Kadang muncul sesak nafas namun harus ditertibkan lagi selalu ingat pada Tuhan dan sentosa. Penting untuk menjaga agar jangan sampai kacau balau pernapasan karena nafas itu ikatan badan berada di hati dan menjadi jembatan yang menghubungkan antara fikiran dan hati.
Bila sudah begitu roh larut lalu terasalah kram seluruh organ tubuh, mengakibatkan mata menjadi kabur, telinga menjadi lemas, hidungpun lemah lubang hidung menciut, lidah mengerut, akhirnya cahaya suram, suara hilang, yang tinggal hanyalah hidupnya fikir dan dzikir saja.
Kita akan merasakan nikmat pada seluruh bagian tubuh, melebihi kenikmatan ketika mengeluarkan rahsa saat bersenggama. Pada saat itulah di batin akan muncul tekad yang kuat bahwa kita ini hidup langgeng karena ada Dzat yang Maha Hidup di dalam diri kita dan kita akan karam dimabuk rindu pada DZAT-NYA…. wallahu’alam.
Begitulah sedikit yang bisa saya sampaikan dan mohon maaf bila ada kekurangan. Wassalamualaikum wr wb. @@@
Senin, 03 September 2012
ILMU PEDAYANGAN SABDA GUNA SABDA GENI (1
KI SABDA GUNA RUMEKSA ING AWAN, KI SABDA GENI RUMEKSA ING WENGI, REKSANEN AKU SA’OMAH LAN DUNYAKU. YEN ORAK GELEM NGREKSA GEGREK WULUMU SA’LAMBE LAN MILI GETIHMU SA’ TETES, INGSUN ATURAKEN ALLAH, KENO PRASAPANE ZAT ALLAH.